Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Masyarakat dan Gabungan Lembaga Siap Gelar Aksi, Jembatan Lalan Muba Tak Kunjung Diperbaiki Setelah 7 Bulan

Rabu, 18 Februari 2026 | Februari 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-18T14:13:35Z


MUBA,MARABESNEWS.COM – Kondisi Jembatan Lalan di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan yang rusak sejak pertengahan tahun lalu belum menunjukkan tanda-tanda akan diperbaiki, meskipun sudah melalui masa tunggu selama tujuh bulan. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat dan menghambat roda perekonomian daerah.

 

Jembatan yang menjadi jalur vital penghubung antar desa tersebut berperan sebagai akses utama untuk distribusi hasil perkebunan serta kebutuhan pokok warga. Warga mengaku telah menerima berbagai janji penanganan, namun hingga kini belum ada realisasi yang terlihat.

 

"Sudah tujuh bulan kami menunggu kepastian. Janji demi janji disampaikan, tapi realisasi belum terlihat,” ujar salah satu masyarakat setempat, Selasa (17/02/2026).

 

Sejumlah lembaga dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Muba menyatakan siap bergabung dalam aksi unjuk rasa jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Beberapa elemen yang akan terlibat antara lain perwakilan aktivis daerah dan gabungan ormas yang aktif mengawal isu infrastruktur, seperti GEMPITA Muba, DPD LAN Sumsel, Forum Cakar Sriwijaya Muba, dan LEGMAS PELHUT Muba.

 

Mauzan, Ketua GEMPITA Muba, menyampaikan bahwa aksi ini bukan untuk mencari sensasi, melainkan bentuk kekecewaan masyarakat. "Jembatan Lalan adalah urat nadi ekonomi warga. Kalau ini dibiarkan, dampaknya luas,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua DPD LAN Sumsel Fitriandi mengungkapkan bahwa rencana aksi akan digelar dalam waktu dekat dengan melibatkan masyarakat lintas desa di Kecamatan Lalan. "Massa berencana menyampaikan tuntutan secara terbuka agar pemerintah segera mengambil langkah tegas dan transparan terkait proses perbaikan," jelasnya.

 

Rizki Singgih, Ketua Forum Cakar Sriwijaya Muba, menilai lambatnya progres perbaikan menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat dan kalangan aktivis. Sementara Suharto, Ketua LEGMAS PELHUT Muba, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. "Kita pastikan siap turun bersama masyarakat, lembaga-lembaga terkait, dan kawan-kawan pers langsung ke lokasi," ujarnya.

 

Masyarakat berharap pemerintah dapat menunjukkan itikad baik dengan segera menurunkan tim teknis dan memastikan proses perbaikan berjalan tanpa penundaan lebih lanjut sebelum aksi benar-benar digelar. ( Tim )

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update