Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mengenal Spesifikasi Harley Road Glide Special 2020 Yang Dikendarai Muhamad Surya , Owner Pabrik Rokok HS

Selasa, 03 Maret 2026 | Maret 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T02:54:43Z


Muara Enim ,- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Purworejo–Wates, tepatnya di Perempatan Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan sebuah motor gede (moge) Harley-Davidson dan sepeda motor Yamaha Jupiter MX.


Berdasarkan identifikasi pelat nomor Z 5050 MRS, motor tersebut terdata sebagai model Harley-Davidson FLTRXS Road Glide Special 2020, bukan varian CVO Road Glide 2024 sebagaimana sempat beredar sebelumnya. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan unit tersebut telah dimodifikasi dari kondisi standar pabrikan.


Insiden ini menyita perhatian publik karena pengendara moge diketahui merupakan pengusaha rokok HS, Muhamad Surya, yang saat itu berboncengan dengan istrinya, Anis Syarifah (41).


---


Kronologi Kecelakaan


Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, rombongan moge melaju dari arah timur (Bandara YIA) menuju barat (Purworejo). Kecepatan rombongan disebut cukup tinggi.


Sesampainya di Perempatan Palihan, sebuah Yamaha Jupiter MX dari arah selatan hendak menyeberang ke utara. Pada saat bersamaan, moge yang dikendarai Muhamad Surya diduga mengambil jalur kanan untuk mendahului kendaraan di depannya.


Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan keras tak terhindarkan.


Benturan tersebut sangat kuat. Anak yang dibonceng pengendara Jupiter MX terpental hingga masuk ke selokan di tepi jalan. Sementara itu, pengendara dan pembonceng moge juga terlempar ke saluran irigasi.


Motor besar tersebut dilaporkan masih terseret sejauh kurang lebih 20 hingga 40 meter dari titik benturan, menunjukkan besarnya energi dan momentum saat kejadian.


---


Korban dalam Insiden


Akibat kecelakaan tersebut:


1. Anis Syarifah (41) meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.


2. Muhamad Surya mengalami patah tulang serius dan sempat dilaporkan dalam kondisi kritis.


3. Pengendara Jupiter MX mengalami patah tulang pada kaki kanan.


4. Anak yang diboncengnya mengalami luka berat dan menjalani perawatan medis.


Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk analisis kecepatan, prioritas jalan, serta kemungkinan pelanggaran lalu lintas.


---


Mengenal Sosok Muhamad Surya, Bos Rokok HS


Muhamad Surya merupakan pengusaha kelahiran Lampung, 27 Maret 1984. Masa kecil hingga SMA ia jalani di Lampung Timur sebelum keluarganya berpindah ke Bengkulu.


Ia kemudian melanjutkan pendidikan sarjana di Yogyakarta, tempat ia mulai merintis usaha. Karier bisnisnya dimulai dari usaha air isi ulang, lalu berkembang ke sektor konstruksi, minyak dan gas, properti, hingga maskapai penerbangan Fly Jaya.


Pada 2024, ia mendirikan pabrik rokok HS di Salam, Kabupaten Magelang, yang awalnya mempekerjakan sekitar 30 buruh linting dan berkembang pesat dalam waktu relatif singkat.


Sebagai pengusaha, ia dikenal memiliki ketertarikan terhadap otomotif premium, termasuk motor gede jenis touring.


---


Spesifikasi Harley-Davidson FLTRXS Road Glide Special 2020


Model FLTRXS atau Road Glide Special merupakan salah satu varian touring premium Harley-Davidson dengan tampilan khas fairing “shark nose” dan gaya blacked-out.


Inti Performa:


Mesin: Milwaukee-Eight 114 V-Twin


Kapasitas: 1.868 cc


Tenaga: ±89 HP pada 5.020 rpm


Torsi: ±123 ft-lb (±166 Nm) pada 3.000 rpm


Transmisi: 6-percepatan


Kaki-Kaki & Pengereman:


Rem Brembo 4-piston dengan ABS standar


Suspensi depan 49 mm fork


Velg Prodigy Gloss Black (19 inci depan, 18 inci belakang)


Dimensi:


Bobot kosong: ±370 kg


Bobot siap jalan: ±386 kg


Tangki BBM: ±22,7 liter


Tinggi jok: ±695 mm


Dengan bobot mendekati 400 kilogram, dan bisa mendekati setengah ton saat ditambah dua penumpang, motor ini memiliki energi kinetik besar ketika melaju dalam kecepatan tinggi. Secara fisika, semakin besar massa dan kecepatan, semakin besar pula momentum yang harus dihentikan saat pengereman mendadak.


Apabila unit tersebut telah mengalami modifikasi—baik pada sektor knalpot, tuning mesin, maupun suspensi—karakter performanya bisa berbeda dari spesifikasi standar.


---


Antara Performa dan Realitas Jalan Raya


Tragedi ini menjadi pengingat bahwa kendaraan berkapasitas hampir 2.000 cc sekalipun tetap tunduk pada hukum fisika dan situasi lalu lintas.


Teknologi ABS dan sistem pengereman modern membantu, tetapi tidak dapat sepenuhnya menghapus risiko ketika kecepatan, jarak, dan waktu reaksi tidak lagi seimbang.

(Red) 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update