Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Badan Jalan Nyaris Hilang di Telan Tumpukkan Sampah, Warga Meminta Perhatian Khusus Pemerintah

Rabu, 29 April 2026 | April 29, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-29T11:04:09Z


Musi Banyuasin, Marabesnews.com - Warga kelurahan Mangun jaya kecamatan Babat Toman khususnya RT 25 mengeluh atas TPA yang dinilai sudah tidak layak lagi di gunakan karena sudah melebihi kapasitas dan sudah separuh lebih badan jalan di tutupi oleh sampah.Rabu, 29-04-2026.


Saat awak media meninjau langsung di lapangan  terlihat jelas tumpukan sampah sudah tinggi menggunung dan badan jalan hampir habis di makan oleh sampah, padahal jalan tersebut ramai digunakan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.


Salah seorang masyarakat setempat yang berada dilokasi dan tidak mau disebutkan namanya berharap penuh dari pemerintah setempat agar dapat segerah mungkin untuk menyelesaikan masalah sampah yang dinilai berlarut- larut belum ada kepastian.


"Saya pribadi menilai masalah sampah ini sudah lama berlarut dan belum ada tindakan dari pemerintah karena TPA ini sudah tidak layak digunakan lagi, jadi untuk pemerintah yang baru ini agar segera mungkin mengambil tindakan, lurah baru, camat baru" ungkapnya.


"Selain itu sangat disayangkan karena beberapa hari yang lalu kalau tidak ada bantuan alat dari pihak swasta (PT.Pinago) menurunkan alat berat  jalan tersebut nyaris tertutup dan tidak bisa di lewati, Secara bersama kami khususnya warga RT 25 kelurahan Mangun Jaya minta bantuan  kepada  pihak Pinago untuk menyingkirkan sampah dari bahu jalan, dan saya pribadi mewakili warga lain mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PT.Pinago sehingga jalan masih kami lewati". tambah warga Mangun Jaya.


Mengingat sampah adalah masalah serius dan tidak bisa di anggap remeh, untuk itu diharapkan kepada pihak pemerintah kelurahan Mangun Jaya, kecamatan Babat Toman, bupati Musi Banyuasin, dan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Musi Banyuasin untuk secepatnya mengambil tindakan dan mendengar keluhan dari masyarakat yang setiap hari merasa aroma yang tidak sedap terlebih lagi setelah hujan.


( Naziran Kabiro Muba).

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update