Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dinkes Prabumulih : Tidak Ada Izin dan Koordinasi Soal Kuliner Viral Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 | Mei 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-24T13:46:08Z


PRABUMULIH – Marak dan ramainya event Kuliner Viral Jakarta di kawasan parkir Citimall Prabumulih ternyata memunculkan fakta baru.

Selain menu makanan dan minuman yang dinilai relatif mahal dan kurang sesuai dengan daya beli sebagian warga Prabumulih, kegiatan tersebut juga disebut belum melakukan koordinasi maupun perizinan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih.

Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, Djoko Listyano SKM MSi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan maupun pengajuan izin terkait kegiatan tersebut.

“Sejauh ini belum ada koordinasi ataupun izin yang masuk ke Dinkes terkait event kuliner viral itu,” ujar Djoko Listyano saat dikonfirmasi.

Selain persoalan harga, kata Djoko, pihaknya juga menerima banyak pertanyaan masyarakat terkait kehigienisan makanan dan minuman yang dijual dalam event tersebut. Tidak hanya itu, masyarakat juga mempertanyakan soal kehalalan produk makanan dan minuman yang dipasarkan.

“Banyak pertanyaan dari masyarakat terkait higienitas makanan dan minuman, termasuk soal kehalalan produk yang dijual,” katanya.

Karena itu, Dinkes Prabumulih berencana melakukan pengecekan langsung ke lokasi event pada Senin, 25 Mei 2026.

“Kita rencanakan turun langsung untuk melakukan pengecekan dan memastikan standar kesehatan pangan terpenuhi,” tegasnya.

Djoko mengimbau seluruh tenant maupun pelaku usaha makanan dan minuman yang berjualan agar tetap memperhatikan standar kebersihan, higienitas makanan serta keamanan pangan bagi masyarakat.

“Kami mengingatkan agar seluruh makanan dan minuman yang dijual benar-benar memperhatikan kesehatan konsumen. Kebersihan dan keamanan pangan harus menjadi prioritas,” tandasnya.

Event kuliner viral dari Jakarta tersebut sendiri digelar sejak 22 Mei hingga 1 Juni 2026 di area parkir Citimall Prabumulih dan menghadirkan berbagai tenant makanan kekinian dari luar daerah.

Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan harga makanan dan minuman yang dinilai cukup tinggi. Beberapa produk dijual mulai Rp 30 ribuan hingga di atas Rp 50 ribu per porsi.

“Kalau untuk ukuran warga Prabumulih, tentu lumayan mahal. Apalagi jajanan seperti itu lebih cocok untuk kota besar,” ungkap salah satu pengunjung, Yitno.

Meski ramai dikunjungi masyarakat, sebagian warga berharap event serupa juga memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM lokal dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat Prabumulih.

(Red) 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update