Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Klarifikasi Riski Gondrong Yang Namanya Disebut Sebagai Tim Pengawal Mobil Minyak Ilegal

Sabtu, 18 Juli 2026 | Juli 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-19T05:02:25Z


Musi Banyuasin, Marabesnews.com - Tim media saat menelusuri area penyulingan minyak tradisional di  pal 2 desa Toman pada sore hari Jum'at, 17-07-2026 pukul 17.34 WIB, mendapatkan satu mobil tengki minyak ilegal yang baru selesai mengisi muatannya dan diketahui bahwa sopir dan kernetnya adalah kakak beradik E dan R.


Setelah mengalir informasi dari sopirnya (W) di dapat penjelasan, bahwa mobil ini mengisi muat minyak ilegal dari masakan/ penyulingan saudara MR yang merupakan langganan/ mitra mereka yang sudah lama.


" Ya kalau mengisi muatan sesuai perintah atasan kami pak, dan di tempat ini merupakan langganan/ mitra kami sudah lama" jelas W.


Tidak cukup di situ saja tim media berulang kali menggali informasi tentang kepemilikan mobil tangki yang bernomor polisi BG 8203 JB dan siapa tim pengawal yang berkoordinasi dengan mereka yang di tunggu kedatangannya untuk menjemput mereka untuk keluar lokasi demi keamanannya.


Kemudian sopir menjelaskan bahwa yang punya mobil dan minyak merupakan oknum anggota marinir Lampung yaitu pak Joko sedangkan tim pengawal mereka yang dipercaya langsung yakni  Riski gondrong Sekayu.


" Toke kami itu yang pasti anggota hijau pak, kalau bukan anggota tidak mungkin lolos dan berani pak, namanya Joko dia itu kalau setahu saya anggota marinir karena pada pada mobilnya menggunakan stiker Marinir. Kalau dulu Dedi lebong sekarang tidak lagi" jelas W.


Setelah lebih 24 jam pada Minggu pagi ( 19-07-2026) Riski Gondrong angkat bicara karena namanya di sangkut pautkan, memberikan klarifikasi bahwa dirinya tidak ada terkait dengan bisnis ini.


" Saya menegaskan bahwa saya tidak ada keterkaitan dengan bisnis ini apa lagi jadi tim pengawal, ini menjual nama saya saja dan akan saya tuntut balik" tegas Riski.


Menyikapi temuan di lapangan maraknya pengawalan transportasi untuk meloloskan peredaran minyak ilegal, kami dari segenap tim media sangat menyayangkan oleh oknum- oknum tersebut bahkan  nama seorang bisa dijadikan tameng demi kelancaran bisnis dan di manakah aparat penegak hukum khususnya pihak  polres Musi Banyuasin apakah diam saja?.(Tim)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update