Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Herman Gubernur Nusa Tenggara Timur V (1993–1998)

Jumat, 27 Februari 2026 | Februari 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-28T01:34:30Z



Mayor Jenderal TNI (Purn.) Herman Musakabe adalah sosok pemimpin dengan latar belakang militer yang kuat, namun dikenal memiliki sentuhan humanis dalam kepemimpinannya. Ia menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur ke-V sejak 1 Juli 1993 hingga 15 Juli 1998, menggantikan Hendrikus Fernandez, dan kemudian digantikan oleh Piet Alexander Tallo.


Sebelum memasuki jabatan sipil, ia merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat dengan jabatan terakhir sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad). Kombinasi disiplin militer dan spiritualitas yang kuat menjadi ciri khas kepemimpinannya.


Kehidupan Awal dan Latar Belakang


Lahir pada 18 Juli 1940 di Padalarang, Jawa Barat, dengan nama Herman Mosa Kabe, ia merupakan putra dari Henokh Mosa Kabe—prajurit KNIL asal Ngada—dan Anastasia dari Salatiga. Nama “Musakabe” yang kemudian digunakan merupakan penyesuaian dari pelafalan masyarakat terhadap marganya.


Ia memulai karier militer pada tahun 1963 dari kesatuan Infanteri dan meniti karier hingga mencapai pangkat Mayor Jenderal TNI. Beberapa jabatan penting yang pernah diemban:

- Komandan Korem 161/Wira Sakti

- Kepala Staf Kodam IX/Udayana

- Komandan Seskoad (1992–1993)

- Kepemimpinan Sebagai Gubernur NTT 


Menjabat pada masa Presiden Soeharto, Herman Musakabe memimpin NTT dengan visi pembangunan yang sistematis dan terstruktur. Ia didampingi dua Wakil Gubernur:

- S.H.M. Lerrick (1993–1996)

- Piet Tallo (1996–1998)


Keunggulan Kepemimpinan Herman Musakabe


1️⃣ Visioner dan Terencana


Ia merumuskan 7 Program Strategis Pembangunan NTT sebagai fondasi arah pembangunan daerah.


2️⃣ Disiplin dan Tegas


Latar belakang militer membentuk gaya kepemimpinan yang terorganisir, terukur, dan konsisten dalam implementasi kebijakan.


3️⃣ Humanis dan Religius


Meski berlatar militer, ia dikenal dekat dengan masyarakat. Program nikah massal menjadi bukti kepeduliannya terhadap aspek sosial dan moral masyarakat.


4️⃣ Penggerak Identitas Budaya Lokal

Ia memperkuat identitas daerah melalui kebijakan seragam motif tenun yang berdampak luas hingga nasional.


5️⃣ Pemimpin Intelektual


Aktif menulis buku bertema kepemimpinan, moralitas, dan spiritualitas, menunjukkan bahwa ia bukan hanya administrator, tetapi juga pemikir.


Program Unggulan Herman Musakabe


📌 7 Program Strategis Pembangunan NTT

- Pengembangan Sumber Daya Manusia

- Penanggulangan Kemiskinan

- Pertumbuhan Ekonomi dan Industrialisasi

- Peningkatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

- Program Tata Ruang

- Peningkatan Sistem Jaringan Perhubungan

- Pengembangan Pariwisata


Program ini menjadi cetak biru pembangunan NTT pada era 1990-an.


👕 Perintis Seragam Motif Tenun NTT


Salah satu kebijakan paling ikonik adalah kewajiban penggunaan seragam motif tenun bagi PNS setiap Kamis dan Jumat.


Dampak kebijakan ini:

- Mendorong pertumbuhan industri tenun lokal

- Mengangkat identitas budaya NTT

- Mendukung program ekonomi dan pariwisata


Menjadi inspirasi bagi provinsi lain di Indonesia


Kebijakan ini terbukti visioner karena mempertemukan aspek ekonomi, budaya, dan kebanggaan daerah dalam satu kebijakan sederhana namun strategis.


💍 Pencetus Nikah Massal di NTT


Program nikah massal menjadi tonggak penting dalam kepemimpinannya. Salah satu pelaksanaan terbesar terjadi di Kabupaten TTS dengan lebih dari 5.000 pasangan.


Tujuan program ini:

- Memberikan kepastian hukum bagi pasangan

- Memperkuat struktur keluarga

- Mengurangi masalah sosial


Mendorong tertib administrasi kependudukan

Awalnya kebijakan ini sempat menjadi bahan candaan di forum gubernur, namun kemudian diadopsi oleh banyak provinsi lain.


Penghargaan dan Dedikasi


Sebagai perwira tinggi, ia menerima berbagai tanda kehormatan seperti:

- Bintang Kartika Eka Paksi

- Satyalancana Kesetiaan 24 Tahun

- Satyalancana Pembangunan


Di luar militer, ia juga mendapat penghargaan dari Keuskupan Agung Samarinda dan PDAM Kabupaten Kupang atas kontribusinya dalam bidang sosial dan olahraga.


Pemimpin yang Juga Penulis


Herman Musakabe dikenal produktif menulis buku bertema kepemimpinan dan spiritualitas, antara lain:

- Pemimpin dan Krisis Multidimensi (2001)

- Mencari Kepemimpinan Sejati (2004)

- Roh Kepemimpinan Sejati (2005)

- Napak Tilas Perjalanan Hidupku (2024)


Karya-karyanya menunjukkan refleksi mendalam tentang moralitas, etika, dan iman dalam kepemimpinan.


Warisan Kepemimpinan

Herman Musakabe meninggalkan warisan penting bagi NTT:

✔ Sistem pembangunan berbasis strategi

✔ Penguatan identitas budaya daerah

✔ Kepedulian terhadap legitimasi sosial keluarga

✔ Integrasi nilai moral dalam tata kelola 

     pemerintahan


Ia membuktikan bahwPenutup impinan militer dapat berpadu dengan pendekatan sosial dan spiritual secara harmonis.


Penutup

Herman Musakabe bukan sekadar gubernur berlatar militer. Ia adalah arsitek pembangunan strategis NTT, pelopor kebijakan budaya yang berdampak nasional, dan pemimpin yang percaya bahwa moralitas adalah fondasi utama kekuasaan.

Kepemimpinannya di NTT menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah pembangunan kawasan timur Indonesia.


#HermanMusakabe

#GubernurNTT

#SejarahNTT

#TokohNTT

#PemimpinNTT

#NTTHebat

#BanggaNTT

#FigurInspiratif

#KepemimpinanSejati

#SeragamMotifNTT

#TenunNTT

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update