Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PEMBANGUNAN JALAN USAHA PERKEBUNAN APBD TA 2026 DIDUGA ASAL-ASALAN MATERIAL TIDAK SESUAI SPEK TERINDIKASI AKAN RUGIKAN NEGARA

Minggu, 13 September 2026 | September 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-13T08:23:57Z


Berdasarkan SPEK pengerjaan jalan usaha perkebunan metode kiri-kanan kancing lebar atas minimal 15 cm hingga 20cm.lebar bawah sebaiknya lebih lebar minimal 20 cm hingga 25 cm agar memiliki cengkeraman kuat beton yang tertanam di dalam tanah minimal 20 cm bagian yang muncul ke permukaan harus sejajar atau sedikit di atas sirtu berkisar 15 cm-20 cm total tinggi cor bertikal minimal 35 cm-40 cm dan  material yang di gunakan untuk pengerasan batu kali yang berukuran kecil dan bercampur pasir bersih hamparkan material yang sudah di ratakan lalu di gilas menggunakan alat berat (Vibro/Drum Rolle) untuk memadatkan lokasi jalan yang telah di hamparkan material. 



Pembangunan jalan usaha perkebunan Desa Pagar jati Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan Diduga asal-asalan, material menggunakan Pasir,batu bercampur tanah (SIRTUNA ) kotor juga bercampur sampah organik yang seharusnya di buang dari dalam material yang di gunakan untuk pengerasan dan berbatu besar-besar. Pengecoran kancing kiri kanan menggunakan material yang sama sebelum di Cor lubang pondasi di isi dengan batu lalu di Cor,Berdasarkan Spek pengecoran menggunakan Pasir ,Split Semen, diduga tanpa ada pemasangan papan kegiatan. 


Salah satu warga  Desa Pagar Jati Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan 01-09-2026 yang mengaku bernama Azzim menjelaskan, Jalan perkebunan yang dibangun saya kira jalan Cor beton ternyata hanya di res kiri-kanan saja lalu diisi material sirtu bercampur batu besar.Yang dikhawatirkan setelah musim hujan kendaraan roda dua rawan tergelincir karena material sirtu yang kotor sedangkan warga disini biasa berkebun sawit jadi kalau melangsir nanti masih tetap ekstra hati-hati takut akan ban motor terpeleset saat terkena material sirtu yang kotor, "Ujarnya".



02-09-2026

Warga Desa Pagar Jati Kecamatan Kikim Selatan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan yang menyebut namanya Irul,

Pembangunan Jalan usaha perkebunan bagian tengahnya diisi batu besar baru ditimbun sirtu yang kotor,setelah itu material  dipadatkan dengan menggunkan alat Berat.Bagian Res kiri dan kanan pengecoran diisi batu besar.Pada saat musim hujan akan terkikis pasirnya hanyut dan batu besar akan bermunculan ,disaat angkutan bermuatan berat seperti  muatan buah sawit, kendaraan mudah tergelincir,"Jelasnya".


Saya tidak melihat ada pemasangan papan kegiatan dilokasi pengerjaan, jadi kami warga tidak ada yang tahu berapa dananya,dan dari Dinas mana.Ini jelas tidak ada transparannya tetapi seakan-akan ditutupi, "tambahnya".


Erwan andawan,s,p,m,si,

Sebagai kepala bidang   prasarana dan sarana/TPTK Dinas perkebunan Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan saat dikonfirmasi oleh awak media ini 07-09-2026 Via WhatsApp Nomor 08216391XXXX sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban/tidak merespon. 


"BERSAMBUNG KEEDISI SELANJUTNYA"




NITA YUPIKA & KASNI

"TEAM PEMBURU KORUPTOR"

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update